Hampir sebulan lebih ini ada kerjaan konversi mitan ke lpg di lamongan, dan untuk sekian kalinya gw dapat pelajaran berharga yang nggak ada di dapat di bangku jenis sekolah manapun. Ya namanya juga pelajaran, kadang ada yang sesuai hati dan ada yang nggak pas di hati. Sebenarnya cukup banyak pelajaran yang gw dapat cuman sayang sejak awal nggak di tulis, berikut pelajaran2 yang gw dapat menurut daya ingat saat gw menulis hari ini.
- Sebuah struktur organisasi sederhana terdiri dari bos dan anak buah, bos tentunya punya konsep dan anak buah menjalankan konsep. Anak buah boleh memberikan pendapat tentang sebuah konsep, tapi tetap keputusan konsep apa yang di pergunakan tetap di tangan bos. Kalau anak buah memaksa menggunakan konsepnya sendiri yang terjadi justru kekacauan di akhir. Jadi apapun yang di konsepkan dengan bos jalankanlah, kita berhak memberikan pembanding tapi dia berhak memutuskan. Toh kalau memang anda memiliki sebuah konsep yang bagus, tentunya anda yang di tunjuk menjadi bos :D.
- Kerjasama dalam sebuah team bukanlah kita harus mengerjakan semua pekerjaan yang bukan termasuk jobdis kita. Terkadang team lain saat kita masuk untuk membantu tanpa ijin justru dirasa kurang membantu atau malah menjadi beban. So kalau memang dirasa pekerjaan anda sudah clear dan anda masih memiliki semangat untuk membantu rekan yang lain, minta ijinlah untuk membantu !
- Merubah system di tengah perjalanan adalah perbuatan yang riskan. Apalagi Merubah - rubah system, menurut gw ini ibarat menggali kubur sendiri, semakin system kita rubah2, semakin dalam kuburan yang tergali. Dan menyesuaikan keadaan tidaklah harus merubah system. Ibarat adendum, adendum biasanya di bawah 10% kalau sudah di atas 50% bukanlagi adendum namanya, tapi kontrak baru :p.
- Seorang pekerja yang memiliki sebuah dedikasi yang tinggi bukanlah harus datang dan pulang tepat waktu. Tapi bagaimana bisa memanfaatkan waktunya untuk menutup kebutuhan kantor. Sangat berbeda buat pekerja yang selalu datang tepat waktu, kerja 8 jam sehari tapi tidak menghasilkan apa2, dengan pekerja yang hanya bekerja 3 jam sehari tapi dapat menutup kebutuhan kantor. Anda di bayar bukan untuk kedatangan anda, tapi dedikasi, loyalitas dan kontribusi anda !
- Kunci dari semuanya ini adalah uang, anda bekerja tentunya salah satu motifasi adalah mencari tambahan pendapatan. Begitu juga perusahaan yang mengerjakan anda, tujuannya adalah mencari untung. Maka ketika hal ini tidak berjalan lancar, inilah yang akan menjadi simpul penghambat akan semuanya. Adalah hak seorang pekerja untuk mendapatkan gaji tepat pada waktunya sesuai perjanjian, akan tetapi bolehlah sedikit mengerti apabila perusahaan ada sedikit masalah keuangan, dari sisi perusahaan juga harus menjelaskan secara terbuka bahwasannya sedang menglami permasalahan dan terlambat melakukan kewajiban. Bukan mencari-cari alasan untuk menunda pembayaran. Hal ini tidak berlaku hanya dengan gaji, tapi dengan bentuk pembayaran2 yang lain. Sepanjang kita bisa mengkomunikasikan dengan jujur, maka gw yakin pasti ada jalan keluar.
Selamat meneruskan pekerjaan yang tersisa, semoga semua permasalahan dapat terpecahkan dengan indah.
