Warung Kopi - Catatan Lamongan Part 1

Catatannya sih nggak runtut sesuai waktu, jadi mulai yang paling inget aja :D.

Iya betul warung kopi, biasa aja kan ? di Banda Aceh, kotanya warung kopi pun biasa aja, orang datang, ngobrol, minum kopi, makan gorengan. Ya seperti itu sajalah, standard. Saya kira di kota2 lain juga gitu.

Tapiiiiiiiiiiiiiii di Lamongan ada yg beda bos warung kopi yang paling nylempit (tersembunyi) sama yang terang2 an (di pinggir pasar) ada layanan plus yang sama. Si pelayan warung kopi agak sedikit “nakal”, baik langganan maupun bukan, pasti di sapa dengan cara yang cukup “ramah”. Bahkan bagi langganan yang udah biasa dateng dan kenal masih dapat bonus lagi, colek2 dan peluk2. Bener2 ngeri bosss, orang di tepi pasar yang ramai kek gitu nggak ada canggung2nya sama sekali.

So …. ada pengalaman yang sama di Lamongan ? atau mungkin di kota2 yang lain ? boleh share disini, pengalaman lho ya, jangan bagi2 informasi tempat :p

Comments

Laporan Closing Lamongan

Hampir sebulan lebih ini ada kerjaan konversi mitan ke lpg di lamongan, dan untuk sekian kalinya gw dapat pelajaran berharga yang nggak ada di dapat di bangku jenis sekolah manapun. Ya namanya juga pelajaran, kadang ada yang sesuai hati dan ada yang nggak pas di hati. Sebenarnya cukup banyak pelajaran yang gw dapat cuman sayang sejak awal nggak di tulis, berikut pelajaran2 yang gw dapat menurut daya ingat saat gw menulis hari ini.

- Sebuah struktur organisasi sederhana terdiri dari bos dan anak buah, bos tentunya punya konsep dan anak buah menjalankan konsep. Anak buah boleh memberikan pendapat tentang sebuah konsep, tapi tetap keputusan konsep apa yang di pergunakan tetap di tangan bos. Kalau anak buah memaksa menggunakan konsepnya sendiri yang terjadi justru kekacauan di akhir. Jadi apapun yang di konsepkan dengan bos jalankanlah, kita berhak memberikan pembanding tapi dia berhak memutuskan. Toh kalau memang anda memiliki sebuah konsep yang bagus, tentunya anda yang di tunjuk menjadi bos :D.

- Kerjasama dalam sebuah team bukanlah kita harus mengerjakan semua pekerjaan yang bukan termasuk jobdis kita. Terkadang team lain saat kita masuk untuk membantu tanpa ijin justru dirasa kurang membantu atau malah menjadi beban. So kalau memang dirasa pekerjaan anda sudah clear dan anda masih memiliki semangat untuk membantu rekan yang lain, minta ijinlah untuk membantu !

- Merubah system di tengah perjalanan adalah perbuatan yang riskan. Apalagi Merubah - rubah system, menurut gw ini ibarat menggali kubur sendiri, semakin system kita rubah2, semakin dalam kuburan yang tergali. Dan menyesuaikan keadaan tidaklah harus merubah system. Ibarat adendum, adendum biasanya di bawah 10% kalau sudah di atas 50% bukanlagi adendum namanya, tapi kontrak baru :p.

- Seorang pekerja yang memiliki sebuah dedikasi yang tinggi bukanlah harus datang dan pulang tepat waktu. Tapi bagaimana bisa memanfaatkan waktunya untuk menutup kebutuhan kantor. Sangat berbeda buat pekerja yang selalu datang tepat waktu, kerja 8 jam sehari tapi tidak menghasilkan apa2, dengan pekerja yang hanya bekerja 3 jam sehari tapi dapat menutup kebutuhan kantor. Anda di bayar bukan untuk kedatangan anda, tapi dedikasi, loyalitas dan kontribusi anda !

- Kunci dari semuanya ini adalah uang, anda bekerja tentunya salah satu motifasi adalah mencari tambahan pendapatan. Begitu juga perusahaan yang mengerjakan anda, tujuannya adalah mencari untung. Maka ketika hal ini tidak berjalan lancar, inilah yang akan menjadi simpul penghambat akan semuanya. Adalah hak seorang pekerja untuk mendapatkan gaji tepat pada waktunya sesuai perjanjian, akan tetapi bolehlah sedikit mengerti apabila perusahaan ada sedikit masalah keuangan, dari sisi perusahaan juga harus menjelaskan secara terbuka bahwasannya sedang menglami permasalahan dan terlambat melakukan kewajiban. Bukan mencari-cari alasan untuk menunda pembayaran. Hal ini tidak berlaku hanya dengan gaji, tapi dengan bentuk pembayaran2 yang lain. Sepanjang kita bisa mengkomunikasikan dengan jujur, maka gw yakin pasti ada jalan keluar.

Selamat meneruskan pekerjaan yang tersisa, semoga semua permasalahan dapat terpecahkan dengan indah.

Comments

Nggak Selamanya Niat Baik di Terima Dengan Baik

Terkadang ada sebagian orang yang merasa curiga kita berbuat baik kepadanya. Mungkin karena cara penyampaian kita yang salah, atau memang bawaannya curiga mulu, atau kalau nggak emang bener2 bego nggak ngerti apa tujuan kita.

Apakah kita harus lebih berhati2 lagi untuk berbuat baik ? atau lebih selektif lagi kepada siapa kita berbuat baik ?

Ininnawa mitu denre sisappa, sipudoko, sirampe teppaja.

Hanya budi baik yang akan saling mencari, saling menjaga, dalam kenangan tanpa akhir.

(Pepatah Bugis)

Sedikit cukilan tentang niat baik ……

Comments

Kritik = Obat ?

Dalam perjalanan memang cukup susah untuk menerima kritik, apalagi sang pemberi kritik berkesan menghakimi. Tapi dari sekian banyak artikel dari para motivator yang pernah saya baca begitulah kira2 kita menempatkan sebuah kritik.

Yap … sebagai obat, semakin pahit orang mengkritik kita, berarti di mungkinkan ada sesuatu yang memang “sakit” pada diri kita. Kita sudah tahu bagaimana khasiat ramuan2 china, tapi kita juga tau bagaimana juga rasanya ramuan tersebut. Sebagai halnya waktu kita pergi ke dokter karena sakit2 umum tertentu, mag misalnya. Biasanya si dokter nawarin, pengen sembuh yg patas ? cepet ? atau normal ? dan pilihan yang patas biasanya disuntik, dan saya belum pernah denger ada orang bilang enak saat disuntik.

So …. mungkin penganalogian saya salah, apapun itu semoga kita bisa menerima kritikan dengan baik sepahit dan sesakit apapun itu.

NB :
Barangkali Berguna

Comments

Buah Hati

Telah lahir buah hati tercinta kami ” Ahmad Rifqi Fahlevi” pada tanggal 22 juni 2008 pukul 17.10. Semoga dapat menjadi anak yang soleh, berbakti kepada orang tua, berguna bagi nusa dan bangsa. Terima kasih atas dukungan dan doa teman2 sekalian selama ini.

rifqi

Comments (9)

Pesta Menjadi Pengangguran

Ya ya ya, pesta itu akhirnya terulang lagi, saling coret2 baju, convoi keliling kota dan masih banyak aktifitas perayaan menjadi pengangguran, walaupun semakin hari semakin berkurang pesertanya. Hampir tiap kelulusan smu selalu saya tuliskan, kenapa harus begitu ? segitu hebatnya kah pengangguran sehinggah harus di rayakan ?

heheheheh, sebenarnya yang dirayakan bukan karena nganggurnya, tapi emang lulus sekolahnya, tapi toh mayoritas setelah lulus smu jadi bingung mau nerusin kemana. Bagi yang keluarga tergolong mampu, atau keluarga yang kurang beruntung tapi memiliki tekad yang kuat kebanyakan masih nerusin ke jenjang berikutnya (walaupun mayoritas ntar ujung2nya jg sama), bagi yang kurang beruntung dan kurang punya tekat, ya pilihannya kalo nggak merit ya bergabung di komunitas ini.

merayakan sebuah kesuksesan memang tidak ada salahnya, tapi lebih pas lagi perayaan harusnya bukan cuman sehari, sekarang pesta besok sudah pusing duh mau kerja apa nih.

Yang sudah sukses selamat, akhirnya anda menyelesaikan apa yang di cita2 kan orang tua, tapi jangan terlalu berlarut2 dalam pesat. Bagi yang pusing mikirin kerjaan atau mau nerusin kemana, jangan berlama2 mikir, langsung berbuat sesuatu, banyak hal yang bisa di perbuat untuk mengawali sesuatu. Pengen konsultas ? silahkan saja, tapi perlu di garis bawahi, beda zaman dulu dan sekarang, jadi ya sekedar wacana aja, jangan di jadikan acuan.

Comments

Speedy 1 Mb, Berkah atau Musibah ?

terlepas dari kualitas speedy di beberapa daerah, keberadaan speedy dengan menaikan speed maksimalnya menjadi 1 mbps di sambut suka cita. Banyak warnet, perkantoran berbondong2 untuk memindahkan layanan isp nya ke speedy. Semakin banyak pula masyarakat berbondong2 memanfaatkan fasilitas tersebut untuk keperluan koneksi internet berbagi dengan tetangga2 di sekitarnya yang lazim di sebut RT RW NET. Bagus untuk penyebaran internet ke masyarakat.

Tapi bagaimana dengan nasib isp dan warnet ? semakin banyak isp yang berguguran karena sudah tidak bisa memberikan harga yang kompetitif, begitu juga dengan warnet, karena semakin banyak masyarakat bermain internet di rumah saja atau yang memiliki notebook berinternet di hotspot2 gratis yang banyak tersebar. Begitulah perkembangan, selalu ada yang di korbankan. Bagi isp dan warnet, disamping memberikan harga yang kompetitif, tentu saja harus di imbangi dengan kualitas pelayanan dan inovasi2 lainnya untuk tetap eksis.

Apapun efeknya, layak kita syukuri. Semakin banyak pengguna internet, khususnya rumahan tentu saja memunculkan banyak peluang baru yang masih bisa di gali.

Comments (2)

Tulisan Opa Michael Tentang Sweeping

Bapak-bapak Yth,

Silakan memberikan komentar atas tulisan saya di :
http://michael.sunggiardi.com/2008/04/05/sweeping-sweeping-dan-sweeping/

Mohon maaf saya BCc ke rekan-rekan wartawan TI, Bapak-bapak di Kominfo dan
juga di kepolisian yang peduli akan kemajuan teknologi informasi di Indonesia.
Read the rest of this entry »

Comments (1)

Mabes Pengangguran

Barangkali ada yg kebetulan lewat arjosari (malang) boleh mampir di mabes pengangguran aka warnet capoeng, inpo lebih jelasnya silahkan klik disini

Comments

Masuk Komplek Militer …..

Benernya udah sering sih, dulu gw jg termasuk anak kolong, kebetulan akhir2 ini lagi ada kerjaan di PM AU Abdurahman Saleh. ya pasti tau lah gimana ribet nya masuk komplek militer, lepas kacamata, pakai sepatu, laporan tiap pos (matiin lampu pas malam hari ketika lewat depan pos), blum lagi galaknya yang tanya2 tiap pos kayak nanyain pencuri aja dan tentu masih banyak lagi hal2 yang bikin bete.

sama sih yang di alami, standard percis kek gitu, satu dua kali ngalamin hal di atas (dalam hati kalo besok masih kek gini males mo balik), tapi ketika sudah akrab dan kenal serasa keluar masuk rumah sendiri, terakhir keluar malam2 malah sempat terlibat obrolan sebentar basa basi soal bola.

Kesimpulan ketika masuk komplek militer ikutilah aturan, karena mereka terbiasa semuanya teratur (even mau ngomong aja minta ijin atasan), beda banget dengan kita, mo ngomong tinggal ngomong aja.

Siyap Minta Ijin Balik Kanan

Comments (1)

« Previous entries